Persatuan Islam Cicalengka Jl. Raya Timur Km. 33 Cicalengka Kec. Cicalengka Kab. Bandung · HP 0899 5092 479

Persatuan Islam Cicalengka

Informasi, kegiatan & dakwah Persatuan Islam Cicalengka

Persatuan Islam Cicalengka

Website informasi kegiatan, berita, dokumentasi, dan komunikasi Persatuan Islam Cicalengka.

Lihat Kegiatan Hubungi Kami

Profil

Selamat datang di website Persatuan Islam Cicalengka. Halaman ini menjadi pusat informasi untuk berita, kegiatan, dokumentasi, dan pengumuman organisasi.

اللهُ يَأْخُذُ بِأَيْدِينَا إِلَّا مَا فِيهِ خَيْرٌ لِلْإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِينَ

Alamat
Jl. Raya Timur Km. 33 Cicalengka
Nomor HP
0899 5092 479

Berita & Kegiatan

Banyak makan

 

Dalam pandangan ulama, banyak makan memang dianggap sebagai salah satu pintu utama kerasnya hati.

 

Bukan karena makanannya haram, tapi karena efeknya ke ruh dan ibadah.

1. Dalilnya

Nabi ﷺ bersabda:


"Tidaklah anak Adam memenuhi bejana yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan punggungnya. Jika harus lebih, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumnya, dan sepertiga untuk napasnya." (HR. Tirmidzi)

Ulama menjelaskan hadits ini adalah kaidah kesehatan hati, bukan hanya kesehatan badan.

2. Apa kata ulama salaf

  • Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menjelaskan, banyak makan melahirkan 6 kerusakan: hilangnya rasa takut kepada Allah, hilangnya rasa kasih sayang kepada makhluk karena dia mengira semua orang kenyang sepertinya, berat untuk taat, tumpul pendengaran saat mendengar hikmah, kalau memberi nasihat tidak membekas, dan mengundang berbagai penyakit.

  • Sufyan Ats-Tsauri berkata: "Jika kamu ingin hatimu lembut, maka sedikitkan makan."

  • Imam Syafi'i berkata: "Aku tidak pernah kenyang sejak 16 tahun, karena kenyang itu memberatkan badan, mengeraskan hati, menghilangkan kecerdasan, mendatangkan ngantuk dan melemahkan ibadah."

  • Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam Madarijus Salikin memasukkan banyak makan dalam 5 perkara yang merusak hati: banyak bergaul, banyak berangan-angan, banyak bergantung pada selain Allah, banyak makan, dan banyak tidur.

3. Kenapa bisa mengeraskan hati?

Ulama menjelaskan rangkaiannya begini:
Banyak makan -> badan berat dan ngantuk -> malas shalat malam, malas puasa sunnah -> syahwat lebih kuat -> hati sibuk dengan nikmat perut -> sulit menangis, sulit khusyuk, nasihat tidak masuk.

Jadi bukan makan yang bikin hati otomatis hitam, tapi kenyang yang terus-menerus membuat hati tidak peka.

4. Solusi yang diajarkan ulama

Bukan disuruh tidak makan, tapi muqill atau menyedikitkan:

  • Makan saat lapar, berhenti sebelum kenyang benar
  • Puasa sunnah Senin Kamis, Ayyamul Bidh
  • Menghindari makanan berlebihan apalagi yang syubhat
  • Memperbanyak dzikir dan Al-Qur'an saat perut ringan, karena saat itu hati lebih lembut

Intinya, ulama tidak melarang menikmati makanan halal, yang dicela adalah pola al-israf atau berlebih-lebihan sampai menjadi gaya hidup.