Pelajarilah Surah Al Baqarah
صحيح ابن حبان ١١٦: أَخْبَرَنَا الْفَضْلُ بْنُ الْحُبَابِ الْجُمَحِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُبَارَكِ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ سَلاَّمٍ، عَنْ جَدِّهِ، عَنْ أَبِي أُمَامَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: تَعَلَّمُوا الْقُرْآنَ، فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَافِعًا لأَصْحَابِهِ، وَعَلَيْكُمْ بِالزَّهْرَاوَيْنِ: الْبَقَرَةِ وَآلِ عِمْرَانَ، فَإِنَّهُمَا تَأْتِيَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ، أَوْ كَأَنَّهُمَا غَيَايَتَانِ، أَوْ فِرْقَانِ مِنْ طَيْرٍ تُحَاجَّانِ عَنْ أَصْحَابِهِمَا، وَعَلَيْكُمْ بِسُورَةِ الْبَقَرَةِ، فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ، وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ، وَلاَ يَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ.
Shahih Ibnu Hibban 116: Al Fadhl bin Al Hubab Al Jumahy mengabarkan kepada kami, dia berkata: Muslim bin Ibrahim menceritakan kepada kami, dia berkata: Ali Al bin Al Mubarak menceritakan kepada kami dari Yahya bin Abu Katsir, dari Zaid bin Sallam dari kakeknya, dari Abu Umamah , dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda , “Pelajarilah Al Qur’an karena sesungguhnya ia datang pada hari kiamat untuk memberi syafaat bagi yang mempelajarinya dan tetapilah dua hal yang berkilau : Al Baqarah dan Aali ‘Imran karena sesungguhnya keduanya akan datang pada hari kiamat, kedua-duanya seolah-olah dua awan atau dua penutup atau dua golongan dari burung yang membela pemiliknya, tetapilah surah Al Baqarah karena mendapatkannya adalah berkah, meninggalkannya adalah kerugian dan tidak mampu (ditandingi oleh) para penyihir.”
Al-Qur'an semuanya adalah obat, dan secara khusus Surat Al-Baqarah, karena ia membatalkan sihir dan mengusir syaitan.
Definisi Sihir & Hukumnya - Imam Al-Qurthubi (w. 671 H) dalam Al-Jami' li Ahkam Al-Qur'an
Saat menafsirkan Al-Baqarah ayat 102, beliau menegaskan sihir adalah kekufuran jika meyakini ada kekuatan selain Allah:
السِّحْرُ ثَابِتٌ وَحَقِيقَتُهُ مَوْجُودَةٌ، وَاتَّفَقَ الْعُلَمَاءُ عَلَى أَنَّ السِّحْرَ كُفْرٌ إِذَا كَانَ فِيهِ مَا يَقْتَضِي الْكُفْرَ
Artinya: Sihir itu nyata dan hakikatnya ada. Para ulama sepakat bahwa sihir adalah kekufuran jika mengandung sesuatu yang mengandung kekufuran.
وَتَعَلُّمُ السِّحْرِ وَتَعْلِيمُهُ حَرَامٌ، لَا خِلَافَ فِيهِ
Belajar dan mengajarkan sihir hukumnya haram, tidak ada perbedaan pendapat.
Ayat Inti Tentang Sihir - QS. Al-Baqarah: 102
Ini ayat yang paling banyak dikomentari ulama klasik:
وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَانَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ ۚ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّىٰ يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۖ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ ۚ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ
Ini dalil bahwa sihir bisa memisahkan suami istri (penghalang jodoh/rumah tangga) tapi tidak akan bisa memberi mudharat kecuali dengan izin Allah.
Tafsir Ibnu Katsir (w. 774 H) menjelaskan:
يُخْبِرُ تَعَالَى عَنْ سِحْرِ الْيَهُودِ أَنَّهُمْ تَعَلَّمُوا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ، وَهَذَا مِنْ أَعْظَمِ مَقَاصِدِ الشَّيْطَانِ
Allah mengabarkan tentang sihirnya orang Yahudi bahwa mereka mempelajari sesuatu yang bisa memisahkan seseorang dengan istrinya, dan ini termasuk tujuan terbesar syaitan.
Surat Al-Baqarah Sebagai Penghancur Sihir - Hadits Shahih
Ini hadits yang menjadi landasan utama semua ulama ruqyah:
Dari Imam Muslim, haditsnya:
اقْرَؤُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ، فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ، وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ، وَلَا تَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ
Iqra'u Suratal-Baqarah, fa inna akhzaha barakah, wa tarkaha hasrah, wa la tastathi'uha al-bathalah
Artinya: Bacalah Surat Al-Baqarah, karena mengambilnya adalah keberkahan, meninggalkannya adalah kerugian, dan para tukang sihir (al-bathalah) tidak akan mampu menghadapinya. HR. Muslim 804
Imam An-Nawawi menjelaskan makna al-Bathalah:
قِيلَ الْمُرَادُ بِالْبَطَلَةِ السَّحَرَةُ، لِأَنَّ مَا يَأْتُونَ بِهِ بَاطِلٌ
Yang dimaksud al-Bathalah adalah para penyihir, karena apa yang mereka lakukan adalah kebatilan.
Hadits kedua:
إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ
Sesungguhnya syaitan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya Surat Al-Baqarah. HR. Muslim 780
Ibnul Qayyim Al-Jauziyah (w. 751 H) - Dalam Zadul Ma'ad & Ath-Thib An-Nabawi
Beliau adalah ulama yang paling detail menulis metode pengobatan sihir dengan Al-Baqarah:
وَمِنْ أَنْفَعِ الْأَدْوِيَةِ لِلسِّحْرِ وَالْمَسِّ: قِرَاءَةُ سُورَةِ الْبَقَرَةِ، وَلَا سِيَّمَا آيَةُ الْكُرْسِيِّ وَالْآيَتَانِ مِنْ آخِرِهَا
Di antara obat yang paling manjur untuk sihir dan kesurupan adalah membaca Surat Al-Baqarah, terutama Ayat Kursi dan 2 ayat terakhirnya.
Tentang Ayat Kursi (Al-Baqarah 255):
اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ...
Beliau berkata:
وَقَدْ جُرِّبَ أَنَّ قِرَاءَةَ آيَةِ الْكُرْسِيِّ تُبْطِلُ السِّحْرَ
Telah terbukti bahwa membaca Ayat Kursi itu membatalkan sihir.
Tentang 2 ayat terakhir Al-Baqarah (285-286):
آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ...
Haditsnya:
مَنْ قَرَأَ بِالْآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ
Siapa yang membaca dua ayat terakhir Al-Baqarah di malam hari, maka itu akan mencukupinya (dari gangguan). HR. Bukhari & Muslim
Ibnu Qayyim menjelaskan makna kafatahu:
قِيلَ كَفَتَاهُ مِنَ الشَّرِّ، وَقِيلَ مِنَ السِّحْرِ وَالْبَلَاءِ
Ada yang mengatakan maknanya: mencukupinya dari keburukan, ada yang mengatakan dari sihir dan bala.
Imam Ibnu Taimiyah (w. 728 H) - Majmu' Fatawa
وَالْقُرْآنُ كُلُّهُ شِفَاءٌ، وَخَاصَّةً سُورَةُ الْبَقَرَةِ، فَإِنَّهَا تُبْطِلُ السِّحْرَ وَتَدْفَعُ الشَّيَاطِينَ
Al-Qur'an semuanya adalah obat, dan secara khusus Surat Al-Baqarah, karena ia membatalkan sihir dan mengusir syaitan.
Dalam Islam, Al-Baqarah dan Ali 'Imran disebut Az-Zahrawain — artinya Dua Yang Bercahaya. Keduanya ditakuti jin kafir / setan bukan karena nadanya seram, tapi karena isinya adalah pukulan paling keras untuk mereka: tauhid, pembatal sihir, dan perlindungan.
Ini dalil dan penjelasannya:
Haditsnya jelas, setan lari dari rumah yang dibacakan Al-Baqarah
"Janganlah kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan, sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah." ****
Dalam hadits lain:
"Sesungguhnya segala sesuatu punya puncak, dan puncak Al-Qur'an adalah surah Al-Baqarah, dan sesungguhnya setan jika mendengar surah Al-Baqarah dibaca maka ia akan keluar dari rumah yang dibaca di dalamnya surah Al-Baqarah." (HR Hakim, dinilai hasan oleh Al-Albani)
Al-Baqarah disebut tidak akan mampu dikuasai tukang sihir
Rasulullah SAW bersabda:
"Bacalah surat Al-Baqarah karena sesungguhnya mengambil surat tersebut adalah sebuah keberkahan dan meninggalkannya adalah kerugian. Para tukang sihir tidak akan dapat menghafalnya." (HR Muslim)
Dalam riwayat lain redaksinya: "pembacanya tidak dapat dikuasai (dikalahkan) oleh tukang-tukang sihir."
Kenapa ini relevan dengan jin? Karena sihir bekerja sama dengan jin. Kalau sihirnya saja batal, jin yang menjadi khodamnya ikut kepanasan dan kalah.
Isi Al-Baqarah memang paket ruqyah lengkap:
Ayat Kursi (Al-Baqarah 255) — ayat yang paling ditakuti jin. Di dalamnya ada penegasan Allah Maha Hidup, Maha Berdiri Sendiri, tidak tidur, milik-Nya semua yang di langit dan bumi. Jin yang sombong tidak tahan mendengar keagungan itu.
2 ayat terakhir Al-Baqarah (285-286) — Rasulullah bersabda siapa membacanya di malam hari maka itu akan mencukupinya dari gangguan.
Ayat 102 — yang membongkar sihir Harut Marut dan menjelaskan bahwa jin tidak mengetahui hal ghaib.
Al-Baqarah dan Ali 'Imran adalah pembela pembacanya di hari kiamat
Ini yang bikin keduanya spesial berpasangan:
"Bacalah Zahrawain, yakni surat Al-Baqarah dan Ali Imran, karena keduanya akan datang pada hari kiamat nanti, seperti dua tumpuk awan menaungi pembacanya, atau seperti dua kelompok burung yang sedang terbang dalam formasi hendak membela pembacanya."
Jin kafir takut pada orang yang nanti akan dibela langsung oleh Al-Qur'an. Orang yang rutin membacanya punya cahaya. Dalam riwayat disebut:
"Bacalah Al-Qur'an, karena ia di hari kiamat akan memberi pertolongan bagi para pemiliknya... Bacalah dua surat yang bersinar yakni Surat Al-Baqarah dan Ali Imran."
Kenapa Ali 'Imran ikut ditakuti?
Kalau Al-Baqarah itu benteng rumah, Ali 'Imran itu benteng akidah.
Al-Baqarah fokus menghancurkan pondasi sihir dan gangguan rumah.
Ali 'Imran fokus menghancurkan argumentasi kesyirikan, pengkultusan makhluk, dan tipu daya. Ayat-ayatnya banyak tentang tauhid murni, bahwa Isa bukan Tuhan, bahwa semua kekuatan hanya milik Allah. Ini menyakitkan bagi jin yang ingin manusia musyrik.
Itu sebabnya dalam surah Al-Jin sendiri diceritakan, sekelompok jin ketika pertama kali mendengar Al-Qur'an langsung gemetar dan beriman: "Kami telah mendengarkan Al Qur'an yang menakjubkan, memberi petunjuk ke jalan yang benar, lalu Kami beriman kepadanya"
Jadi jin takut bukan karena huruf Arabnya, tapi karena:
Cahayanya — Zahrawain artinya bercahaya, rumah yang gelap karena maksiat jadi terang, jin yang suka kegelapan tidak betah.
Isinya membatalkan kerjaan mereka — sihir, was-was, dan kesyirikan.
Pembacanya dilindungi Allah — bukan suratnya jadi jimat, tapi Allah yang mengusir setan karena ketaatan hamba yang membacanya.
Karena itu ulama menyarankan bukan hanya diputarkan MP3, tapi dibaca sendiri di dalam rumah dengan niat ibadah, wudhu, dan memahami maknanya.

